Muka|Hubungi Kami|Daftar e-Mobile|Anggota Masuk Bahasa Indonesia 
› Perusahaan › Tentang Produk › Jenjang Karir › Buletin › Hubungi Kami › Download
Sejarah Permobilan

i-Charge
› Pengenalan
› Tanya Jawab
› Daftar Harga

i-Check
› Pengenalan
› Tanya Jawab
› Daftar Harga

i-Mini
› Pengenalan
› Tanya Jawab
› Daftar Harga

i-Power
› Pengenalan
› Tanya Jawab
› Daftar Harga

MAX3 Reborn Cream

Produk Yang Akan Datang

Testimonial
MukaTentang ProdukSejarah Permobilan


Sejarah Permobilan


‘Cikal Bakal’ Mobil



Di masyarakat tempo doeloe, orang telah menemukan alat penggerak yang sederhana. Mereka meletakkan kepingan-kepingan kayu bulat di bawah benda yang berat dan menariknya, benda-benda berat dengan cara ini dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat lain. Ini dikenal kendaraan roda kayu tempo doeloe.

Kemudian, ditemukan roda-roda kayu dengan diameter yang lebih besar yang dapat bergerak lebih cepat dan demikianlah roda-roda kayu besar tersebut terus berkembang. Secara bertahap roda-roda ini berubah menjadi roda-roda berpengungkit dan menjadi bentuk awal model mobil masa kini.


Sejarah Perkembangan


Sejarah Catatan sejarah singkat tentang perkembangan mobil



Selama abad ke 16, Eropa berada pada masa kebangkitan. Para pembuat kereta yang ditarik kuda di Eropa telah menyebabkan kegemparan ketika mereka berhasil membuat perubahan besar dalam keahlian mereka. Di pertengahan abad ke 16 kereta berpengungkit 4 roda diproduksi dalam jumlah besar. Jenis kereta ini memungkinkan perubahan arah yang diatur oleh stir. Pada bagian badan kereta ada ruang tertutup dan model pintu yang mudah dibuka-tutup. Selanjutnya, per digunakan untuk menyambung badan kereta dan roda-roda yang berpengungkit. Kereta yang memiliki per menghasilkan hentakan yang lembut dan membuat nyaman para penumpang.

Antara abad 19 dan 20, revolusi industri di beberapa Negara kapitalis di benua Eropa dan Amerika hampir berakhir, dengan peningkatan produktivitas yang lebih besar, permintaan untuk sistem transportasi yang lebih baik juga terus bertambah. Setelah mobil pertama secara sendiri dibuat di Jerman oleh Karl Benz dan Gottlieb Daimler tahun 1886, banyak Negara melakukan hal yang sama membuat mobil sendiri dan ini mengubah pembuatan mobil menjadi sebuah industri yang berubah dengan cepat. Prancis membuat mobil pertamanya pada tahun 1890 diikuti oleh Amerika pada tahun 1893, Inggris 1896, Jepang 1907 dan Rusia 1910.

Sejarah perkembangan mobil dunia hampir berusia 110 tahun. Periode 20-30 tahun dari akhir abad ke 19 hingga Perang Dunia Pertama, adalah era penemuan besar oleh orang-orang yang melakukan uji coba mobil. Periode itu juga berperan sebagai masa awal terbentuknya industri-industri pembuat mobil. Sejak tahun 1886 produsen mobil klasik, Jerman, mengalihkan perhatian mereka sebagai pembuat mobil yang berproduksi secara missal.

Hingga tahun 1901, ada 12 pembuat mobil di Jerman yang dicatat memproduksi 884 mobil. Tujuh tahun kemudian, Pabrik-pabrik mobil meningkat cepat menjadi 53 dan memproduksi 5547 mobil setiap tahun. Mereka tidak hanya mensuplai pasar domestik di Jerman, tetapi juga menjual ke pasar luar negeri. Walaupun demikian Benz dan Daimler (atau dikenal sebagai DMG) tetap menjadi pembuat mobil yang tertua, terbesar dan paling terkenal.

Tahun 1913 sebelum perang Dunia Pertama pecah, industri mobil di Jerman telah menjalankan sebuah industri sendiri. Menurut statistik pada tahun 1914, produksi mobil setiap tahun di Jerman adalah 20.000 unit dan orang-orang yang memiliki mobil telah mencapai 100,000. Tahun 1893, mobil Amerika pertama dibuat oleh Duryea bersaudara dan 3 tahun kemudian semakin banyak orang terlibat dalam bisnis pembuatan mobil. Henry Ford dan Ransom Olds adalah dua dari wakil para pembuat mobil yang paling dikenal. Tn Ford adalah pendiri mobil The American Ford Automobile dan perusahaan ini membuat mobil pertamanya pada tahun 1896. Di 1902, 9000 unit mobil telah dibuat di Amerika.

Perkembangan di Jepang


Perkembangan Industri Mobil di Jepang



Tn Shintaro Yoshida umumnya dipandang sebagai bapak industri mobil di Jepang. Tn Yoshida mendirikan pabrik mobil pada tahun 1904 di Tokyo dan memproduksi mobil asli Jepang yang pertama, Takuri No.1 tiga tahun kemudian. Setelah itu , semakin banyak pabrik mobil dibangun, sama seperti yang terjadi di Cina pada tahun 80an. Atas permintaan militer, pemerintah Jepang mengumumkan secara resmi "Undang-undang Insentif Mobil Militer" untuk menyediakan dukungan keuangan bagi pabrikan mobil dan ini menjadi tenaga pendorong perkembangan industri mobil di Jepang.

Setelah kekalahan di Perang Dunia Kedua, kantor pusat Kekaisaran memerintahkan penghentian produksi mobil di Jepang. Namun hukum tersebut tidak diberlakukan dengan tegas. Beberapa pabrik mobil seperti Honda, Toyo Industries dan Fuji Heavy Industries masih meluncurkan model-model mobil baru. Akan tetapi pada awal tahun 50an, mobil-mobil buatan Eropa dan Amerika lebih sering terlihat di pasar Jepang dan situasi semakin memburuk karena harga-harga murah yang terjangkau dari model mobil berukuran kecil. Hal ini menjadi kemunduran industri mobil yang sempat menikmati masa jayanya. Pada masa yang kristis itu, pemerintah Jepang memutuskan untuk memberlakukan pajak masuk sebesar 40% pada mobil-mobil import, agar melindungi industri mobil dalam negeri (akan tetapi peraturan pajak ini dihapus pada tahun 1978 dan hingga sekarang mobil-mobil import bebas pajak). Pada saat yang sama, investasi dan modal asing tidak diperbolehkan masuk ke industri mobil Jepang. Agar dapat bertahan, pemilik industri mobil kecil menyetujui kerjasama bertahap dengan pabrikan mobil asing, dengan istilah “kerjasama bisnis” atau “kerjasama teknik”. Hanya Honda yang tetap tidak terikat dan berdiri sendiri mengembangkan model-model mobil dalam negeri. dan Rusia 1910.(?)

Pada tahun 1965, penghubung dari jalan bebas hambatan yang menghubungkan kota Nagoya dan Kobe memulai era transportasi berkecepatan tinggi di Jepang. Sejak saat itu mobil telah menjadi barang yang umum dimiliki dan hak memiliki mobil yang muncul tiba-tiba memicu para konsumen membeli mobil. Hingga tahun 1967, Jepang telah melampaui Jerman menjadi negara pembuat mobil ke dua terbesar di dunia.

Di tahun 70an, dua peristiwa “krisis minyak” menggangkat popularitas mobil buatan Jepang yang hemat bahan bakar dan berukuran kecil. Ekspor mobil meningkat secara eksponensial dan Honda, Nissan, Fuji Heavy Industries dan Suzuki dalam waktu singkat menjadi pabrikan mobil tingkat dunia. Sejak tahun 1972 (1772?) sampai 1976 Honda telah membuat 10 juta mobil dalam empat tahun. pada tahun 1980, total produksi mobil di Jepang telah mencapai 11.04 juta unit dan mengalahkan Amerika Serikat, menjadi pembuat dan pengekspor mobil di dunia.

Ekspor dalam jumlah besar ke Amerika Serikat telah membuat defisit perdagangan yang mengejutkan Amerika Serikat. Dan persoalan perdagangan mobil Amerika Serikat-Jepang memuncak menjadi persoalan politik yang mempengaruhi hubungan diplomatik antara kedua Negara. Untuk menghindari konflik lebih lanjut dan agar tetap seperti aslinya, Toyota, Honda dan Nissan memindahkan pabriknya ke tanah Amerika.

kembali ke atas
Jenis Produk
› i-Charge
› i-Check
› i-Mini
› i-Power
› MAX3 Reborn Cream
› Produk Yang Akan Datang
› Testimoni
› Buletin Terkini
› Kegiatan
› Galeri
› Promosi
› Hubungi Kami
› Daftar e-Stockist
› Daftar e-Mobile
603-7980 6161   |  603-7980 3535   |operation@mxb2u.com |mxb2u.com |  © 2009, MXB International Holdings Sdn Bhd, Hak Cipta Dilindungi.  |Ketentuan Penggunaan |Kebijakan & Prosedur